bisnisSebuah bisnis bisa di laksanakan karena ada sebuah tim yang sangat kuat baik dari pemilik dan karyawan – karyawan yang ada. Sehingga bisnis yang dimiliki bisa menjadi lebih maju dan berkembang. Langkah-langkah membuat tim yang solid dan tangguh memang tidak mudah perlu adanya kerja keras agar bisa membentuknya.

Para pekerja merupakan asset yang dimiliki oleh setiap pemilik bisnis dan menjadi modal yang tidak ternilai. Sehingga sebagai pemilik tentu harus bisa bekerja sama dengan baik dan selalu memperhatikan pekerjaannya serta harus bisa membalas kinerja dari setiap pekerja yang bekerja keras yang setimpal. Apresiasi ini diperlukan agar setiap para pekerja bisa termotivasi terus sehingga bisa menjadi lebih semangat.

Banyak para pemilik bisnis yang sering tidak terlalu memperhatikan akan apresiasi kepada para pekerjanya termasuk timnya. Untuk membuat tim yang solid ada beberapa langkah yang diperlukan sehingga tim yang dimiliki bisa memajukan bisnis dengan sebaik – baiknya. Adapun langkah – langkah  membuat tim yang solid dan tangguh untuk membentuk bisnis menjadi lebih maju adalah sebagai berikut ini :

  1. Komunikasi menentukan ke suksesan dalam hubungan di tim. Komunikasi ini bisa menjadi kunci sukses pertama yang bisa membentuk tim menjadi lebih solid dan tangguh karena masing – masing memiliki karakter yang tidak sama.
  2. Mempertegas peran dan tanggung jawab pada masing – masing anggota. Sehingga dengan peran dan tanggung jawab yang diberikan secara jelas dapat membuat anggota tim menjadi lebih focus sesuai dengan peranan masing – masing.
  3. Mempertegas tujuan kelompok kerja. Tujuan dari tim ini harus di sesuaikan dengan tujuan utama yang biasanya tentu untuk memajukan bisnis agar bisa maju dan berkembang dengan sukses. Sehingga jika terjadi hal yang tidak sesuai dengan tujuan maka ingatkan kembali pada tujuan utama.
  4. Apresiasi kinerja karyawan yang ada dengan memberikan kebebasan untuk berinovasi. Setiap pribadi memiliki ide – ide yang berbeda sehingga sebagai tim harus bisa memberikan apresiasi pada setiap inovasi yang dimunculkan oleh karyawan.
  5. Membentuk kepercayaan, keterbukaan, dan bertoleransi pada setiap tim yang ada bahkan dengan para karyawan – karyawan biasa lainnya.